Info Penerbangan Selama Covid-19

Berikut info penerbangan selama pandemi covid-19

Terakhir diperbaharui tanggal 22 Januari 2021 pukul 09.45 (waktu Jakarta UTC +7)

Persyaratan Terbang & Keperluan Dokumen

Birotiket mendukung penuh kebijakan pemerintah Republik Indonesia dan juga pemerintah daerah setempat dalam rangka penyebaran COVID-19 di Indonesia yang tertuang dalam:

  • Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 No 9 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)
  • Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor HK.03.01/MENKES/338/2020 tentang Protokol Kesehatan Penanganan Kepulangan Warga Negara lndonesia (WNl) dan Kedatangan Warga Negara Asing (WNA) dari Luar Negeri di Bandar Udara Soekarno Hatta dan Bandar Udara Juanda
  • Surat Edaran Nomor HK.02.01/MENKES/382/2020 Tentang Protokol Pengawasan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri di Bandar Udara dan Pelabuhan Dalam Rangka Penerapan Kehidupan Masyarakat Produktif dan Aman Terhadap Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)
  • Surat Edaran Kementerian Perhubungan 22 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Pelaksana Perjalanan Orang dengan Transportasi Udara Selama Masa Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)

Bahwasanya orang yang diperbolehkan melakukan perjalanan/penerbangan adalah sebagai berikut:

  • Penerbangan Internasional
    • Keluar Indonesia: Mengacu ke informasi atau ketentuan pada website pemerintah, kedutaan dan otoritas terkait dari negara tujuan atau laman resmi IATA. Sehubungan dengan kebijakan otoritas Singapura, penerbangan transit melalui Bandar Udara Changi, Singapura tidak diperkenankan hingga pemberitahuan lebih lanjut.
    • Masuk ke Indonesia: Warga Negara Asing yang boleh masuk ke Indonesia mengacu pada peraturan KEMENKUMHAM RI NO 26 Tahun 2020, silahkan klik Restriksi Perjalanan Masuk ke Indonesa untuk informasi lebih lanjut. Tidak ada pembatasan pada Warga Negara Indonesia untuk memasuki wilayah Indonesia selama mengikuti persyaratan dokumen yang berlaku.
  • Penerbangan Domestik
    • Setiap orang diperbolehkan melakukan penerbangan selama membawa Surat Kesehatan dengan hasil tes bebas COVID-19 sesuai dengan ketentuan daerah tujuan penerbangan sebagaimana tabel dibawah. Adapun bagi penumpang yang berangkat dari daerah yang tidak memiliki fasilitas tes COVID-19, dapat digantikan dengan surat keterangan bebas gejala influensa yang di keluarkan dokter Rumah Sakit/Puskesmas setempat.

Masa Berlaku Surat Kesehatan

Berdasarkan ketentuan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 berikut adalah ketentuan masa berlaku Surat Kesehatan berdasarkan jenisnya:

  • Penerbangan Dari / ke / Intra Pulau Jawa: urat kesehatan dengan hasil negative dari hasil tes Rapid Antigen berlaku maksimal 3 x 24 jam atau hasil negative dari hasil tes RT-PCR berlaku maksimal 7 x 24 jam sejak diterbitkan oleh fasilitas kesehatan
  • Penerbangan bukan dari / ke / Intra Pulau Jawa: surat kesehatan dengan hasil negative dari hasil tes PCR / Rapid Antigen atau hasil non-reaktif dari hasil tes Rapid Antibodi berlaku maksimal 14 hari sejak diterbitkan oleh fasilitas kesehatan
  • Untuk beberapa destinasi penerbangan berlaku persyaratan tambahan/khusus lainnya, informasi rinci pada table dibawah ini.

Orang-orang yang diperbolehkan melakukan penerbangan sebagaimana diatas baik WNI & WNA dengan penerbangan Internasional maupun Domestik wajib memenuhi persyaratan dokumen sesuai dengan kategori dan rute penerbangan sebagai berikut:

Mengikuti kebijakan pemerintah Republik Indonesia dan pemerintah daerah dalam mengatasi pandemi COVID-19, berikut beberapa informasi penting terbaru yang perlu diperhatikan penumpang Garuda Indonesia:

  • Efektif mulai tanggal 15-25 Januari 2021, Orang Asing (WNA) tidak diperbolehkan masuk / transit ke Indonesia. Bagi Orang Asing (WNA) yang memiliki izin Visa Diplomatik / Izin Tinggal dan untuk Pemegang Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) dan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) diperbolehkan masuk ke Indonesia dengan mengikuti peraturan / kebijakan yang berlaku.
  • Tujuan Denpasar: wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang diterbitkan dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan atau hasil negatif tes rapid antigen yang diterbitkan dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan.*
  • Tujuan lain SELAIN Denpasar, Pontianak, Jayapura, & Nabire: wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang diterbitkan dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan atau hasil negatif tes rapid antigen yang diterbitkan dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan.*
  • Persyaratan surat kesehatan untuk penerbangan domestik tujuan Pontianak, Jayapura, Nabire dan penerbangan internasional menuju/keluar Indonesia silahkan melihat detail persyaratan di laman informasi kebijakan operasional kami.*
*Terdapat detail persyaratan lain yang harus Anda perhatikan